Batik Warisan Budaya

200
(Sumber : www.indonesiakaya.com)

Yogyakarta, RestuMagz – Batik adalah warisan budaya Indonesia. Sudah ditetapkan bahwa pada tanggal 02 Oktober 2009, United Nations Educational, Scientific and Cultural Organisation (UNESCO) menetapkan batik sebagai warisan budaya milik Indonesia. Hari yang dinanti-nantikan oleh seluruh penduduk ini pun dijadikan sebagai hari batik.

Saat saya berkunjung ke Kraton Yogyakarta disana terdapat museum Batik. Sebelumnya saya mengelilingi Bangsal Kencana, Bangsal Sri Manganti dan kantor dari Kraton. Dengan dipandu oleh pemandu dari Kraton saya dijelaskan banyak sekali sejarah dan tempat-tempat bersejarah dan mana saja tempat yang tidak boleh di jamah oleh orang awam dan tempat mana yang tidak boleh di foto. Bahwa di museum tersebut tersimpan batik-batik Yogyakarta dan asli dari batik tulis para pembatik Yogyakarta. Ada 3 ruang museum yang mana 2 diantaranya boleh saya abadikan dan ada satu museum yang benar-benar tidak boleh saya abadikan karena disana terdapat motif-motif kain yang tidak boleh ditiru oleh orang biasa. Batik-batik yang di pajang motifnya banyak sekali mulai dari motif parang, kawung, cempol, jumputan, trumtum, nitik, sidomukti.

Ada juga motif batik yang memang untuk upacara adat istiadat misalnya untuk upacara tedhak siten, pernikahan, siraman, upacara adat jawa lainnya. Motif-motif batik setiap macamnya mempunyai arti tersendiri bagi orang-orang Jawa. Misalnya batik untuk pernikahan harus yang bermotif sidomukti karena artinya pengharapan dan doa karena dengan motif yang menggambarkan motif seperti itu kita percaya atau tidak percaya dapat hidup dengan tentram, jauh dengan dari cobaan, marabahaya.

20151025_12404620151025_12411320151025_124033

Penulis: Margareta Novita Sari Dewi (Jurnalis PT. BPR ARTA Yogyakarta)
Editor  : Arhika Chrisma Rani

Profile Status
ACTIVE