Melawan Lupa dengan Cara Konsumsi Daun Pegagan Secara Teratur

0
484

Ilustrasi: Tanaman Pegagan (Dok Pribadi Franes)

Semarang, RestuMagz – Lupa adalah penyakit yang pasti dimiliki semua orang, namun dengan tingkat keseringan yang berbeda-beda.  Daun Pegagan (Centella asiatica L. (urban)) adalah tanaman yang dipercaya dapat mengatasi penyakit lupa tersebut.

Daun Pegagan sudah tidak asing bagi masyarakat Indonesia, terutama mereka yang masih tinggal di pedesaan.  Pegagan memiliki nama khas daerah yang berbeda-beda, seperti di Jawa Barat (Sunda) dikenal dengan nama antanan gede atau antanan rambat; di Jawa Tengah dikenal dengan nama ganggagan, antana, cowet gompeng, panigowang, pantegowang, calingan rambat, rendeng, atau kerok batok; di Madura dikenal dengan nama kos tekosan; di Bali dikenal dengan nama taidah.

Ketika Penulis berkunjung ke Ciamis (Jawa barat), banyak sekali tanaman Pegagan yang tumbuh liar di kebun-kebun, persawahan, dan bahkan ada yang sengaja dibudidayakan di pelataran rumah untuk dijadikan lalapan (dapat dimakan mentah atau direbus terlebih dahulu).

Senyawa aktif yang terkandung dalam Tanaman Pegagan salah satunya dipercaya mampu memberi efek positif terhadap daya rangsang saraf otak dan memperlancar transportasi darah pada pembuluh-pembuluh otak sehingga dapat meningkatkan kemampuan belajar dan memori seseorang. Pada orang dewasa dan tua penggunaan pegagan sangat baik untuk membantu memperkuat daya kerja otak, meningkatkan memori, dan menanggulangi kelelahan syaraf otak (sumber : //kepri.litbang.pertanian.go.id/).

Berdasarkan uraian diatas, maka tidak ada salahnya sebelum jauh terlambat.  Biasakan hidup sehat, salah satunya dengan mengkonsumsi Daun Pegagan secara teratur.  Tetap sehat, produktif, dan bahagia.

Penulis  :  Franes Pradusuara