“Memilih bank yang aman itu mudah – Bag.3”

113

Selain beberapa point indikator yang layak untuk dijadikan referensi untuk mendeteksi kinerja bank pada artikel sebelumnya (Memilih Bank yang Aman itu Mudah – Bag.2), berikut point yang paling terakhir.

Ketiga, Pertumbuhan Asset

Waspadai bank yang jumlah asetnya secara tiba-tiba menjadi begitu besar. Meskipun pertumbuhan merupakan hal yang baik, lazimnya, hal itu harus bertahap. Sangat beresiko kalau aset bank tiba-tiba membesar tanpa alasan jelas. Boleh jadi, bank tersebut terlalu ekspansif menyalurkan pinjaman tanpa menerapkan prinsip kehati-hatian. Bukan tidak mungkin bank tersebut terlalu banyak menyalurkan kredit kepada group sendiri. Atau, malah bank itu mengkapitalisasi tunggakan bunga debitur menjadi pokok pinjaman baru.

 Selain indikator-indikator sederhana diatas, masih ada pendekatan lain dalam mendeteksi sehat tidaknya sebuah bank. Pendekatan tersebut lazim disebut sebagai CAMEL (Capital, Asset, Management, Earning dan Liquidity). Namun, untuk menggunakan pendekatan ini tidak mudah, selain bersifat teknis belum tentu hasilnya benar karena bisa dimanipulasi/diakali agar nilai camelnya menjadi sehat.

Yang perlu diingat, memilih BPR sebaiknya tidak didasarkan pada tampak lahiriahnya saja seperti promo hadiah, promosi yang gencar atau suku bunga yang tinggi, meskipun menggiurkan belum tentu memberikan “madu”.

Mesti dipahami, rayuan berbunga-bunga sering kali memilki tujuan dibalik itu semua, Malah ia bisa mengandung racun. Meskipun tampilannya cantik belum tentu tubuhnya sehat. Jadi, lebih baik memilih bank yang meskipun tampilannya tidak gebyar tapi sehat, ketimbang bank yang kelihatannya besar tapi keropos.

Penulis : Eko Prasetiyo, S.E., M.M., Akt. (Komisaris BPR Restu Group)

Profile Status
ACTIVE