Sering-Seringlah Mengunjungi Job Fair….

156
(Sumber: Dokumentasi – Constantinus J. Joseph)

Semarang, RestuMagz – Hari Kamis dan Jumat tanggal 12 dan 13 Nopember 2015 kemarin, saya dan sebagian Tim HR membuka stand dan menjaga stand di Job Fair Unika Soegijapranata, Jalan Bendan Duwur Semarang.

Seperti biasa, Job Fair selalu dipenuhi pengunjung, yaitu para pencari kerja. Saya dan teman-teman juga sungguh-sungguh menyiapkan stand kami, supaya tidak mengecewakan para pengunjung.

“Apa yang ingin dicapai dengan mengikuti Job Fair ini ?” tanya Pembawa Acara Job Fair yang berkeliling melakukan wawancara kepada para penjaga stand.

“Pertama, saya memperkenalkan kepada para pengunjung tentang perusahaan kami dan lowongan yang ada di perusahaan kami. Kedua, semoga ada banyak di antara pengunjung yang berjodoh menjadi karyawan di perusahaan kami,” jawab saya.

* – * – * – * – *

Dalam menyiapkan stand Job Fair,  saya dan tim membuat brosur untuk dibagikan kepada para pengunjung, supaya mereka membuka website kami (www.restubpr.com dan www.restubpr.blogspot.com) serta majalah online kami (www.magz.restubpr.com). Tentu saja, website dan majalah online itu memang selalu dikelola dengan cermat oleh Departemen Delta dalam Tim HR (disebut juga Brandcomm).

Ada juga dua notebook dan dua monitor komputer yang dipasang di stand kami, yang menayangkan film tentang Company Profile dan slide show tentang macam-macam lowongan dan syarat-syaratnya dengan tampilan visual yang menarik dan informatif.

Back drop juga dibuat sederhana tetapi mengutamakan kejelasan informasi, sehingga para pengunjung mendapatkan informasi yang singkat, padat, dan jelas (tentu saja, dengan dukungan Tim HR yang menjaga stand yang memberikan penjelasan tambahan kepada para pengunjung Job Fair).

* – * – * – * – *

“Kamu sebenarnya mau ngomong tentang apa ?” tanya teman baik saya.

“Bahwa ada perusahaan yang yang dengan sungguh-sungguh menyiapkan stand Job Fair, dan ini menjadi sumber yang akurat bagi para pelajar dan mahasiswa untuk mengetahui syarat-syarat yang harus dipenuhi kalau nantinya sudah lulus dan melamar kerja,” jawab saya.

“Lho, bukankah yang mengunjungi Job Fair itu yang sudah lulus dan sedang mencari kerja ? Kok pelajar dan mahasiswa yang belum lulus kamu sarankan mengunjungi Job Fair juga ?” tanya teman saya.

“Justru itu. Kalau sudah lulus dan sedang mencari kerja baru mengunjungi Job Fair, sebenarnya agak terlambat. Sebab, kalau sejak masih sekolah atau kuliah sudah rajin mengunjungi Job Fair, ‘kan sudah tahu syarat-syarat yang harus dipenuhi untuk mengisi lowongan pekerjaan, sehingga jauh-jauh hari sudah bisa mempersiapkan diri,” jawab saya.

* – * – * – * – *

Tentu saja, saya tidak mengharuskan para pelajar atau mahasiswa untuk selalu mengunjungi Job Fair. Yang saya maksud adalah bahwa mengunjungi Job Fair itu berguna bagi pelajar dan mahasiswa untuk mendapatkan gambaran yang nyata dan jelas tentang persyaratan memasuki dunia kerja. Kelak ketika sudah lulus dan memasuki dunia kerja, jadi tidak kaget dengan syarat-syarat yang ditentukan perusahaan.

(Sumber: Dokumentasi – Constantinus J. Joseph)
(Sumber: Dokumentasi – Constantinus J. Joseph)
Constantinus J. Joseph
(Sumber: Dokumentasi – Constantinus J. Joseph)

Ditulis oleh : Constantinus J. Joseph
(Praktisi HR BPR Restu Group, Angota Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) & Asosiasi Psikologi Industri dan Organisasi (APIO))

 

 

Profile Status
ACTIVE