Cara mudah memiliki BPR – Bag. 3

444
Sumber : www.flynnacounting.com

Memiliki bisnis sendiri bisa menjadi jalan pintas untuk menjadi kaya di usia muda ataupun menyiapkan diri di masa tua nantinya. Banyak orang yang sudah jenuh dengan pekerjaan mereka di kantor, kemudian berganti haluan untuk membangun bisnis sendiri. Namun, memiliki usaha sendiri bukanlah hal yang mudah jika kita tidak memiliki cukup modal maupun kemampuan. Sebab, sekecil apapun usaha pasti membutuhkan modal dan kemampuan untuk menggerakkannya.

Saat ini, banyak penawaran bisnis dengan berbagai model namun bagi anda sebagai karyawan tentu sangat sulit apabila membuka bisnis yang jauh dari kemampuan anda, apalagi harus mempelajari dari awal maka tidak akan bisa tumbuh dan berkembang dengan fantastis.

Sebagai karyawan bank sebetulnya bisa menyiapkan bisnis yang tidak jauh dari kemampuan kita dibidang perbankan. Peluang bisnis tersebut adalah memiliki bank itu sendiri. Masalahnya adalah memiliki bank kan harus punya modal yang cukup padahal kita kan sebagai karyawan yang penghasilannya pas-pasan. Pertanyaan tersebut benar adanya namun apabila kita serius dan sungguh-sungguh maka kendala modal bisa diatasi. Berikut ini Caranya :

  1. Jika anda setiap tahunnya mendapatkan bonus maka sisihkalah bonus tersebut untuk modal apabila mencukupi maka bisa anda gunakan untuk membuat atau membeli Bank. Namun apabila belum mencukupi maka carilah teman bisnis untuk membuat PT ataupun badan usaha lain serta tunjuk salah satu sebagai direktur yang memiliki kompetensi perbankan yang paling mumpuni. Hal ini berguna untuk memperlancar proses pendirian maupun akuisisi di Otoritas Jasa Keuangan.
  2. Apabila anda ingin membuat bank maka yang perlu anda perhatikan adalah berapa modal yang anda miliki karena dalam POJK No 20. Besarnya modal dipengaruhi oleh letak dimana Bank akan didirikan. Dalam POJK tersebut terbagai atas 4 Zona yang memiliki ketentuan modal yang berbeda. Zona 1 besarnya modal adalah 14 Miliar, Zona 2 besarnya modal adalah 8 Miliar, Zona 3 besarnya modal adalah 6 Miliar dan Zona 4 besarnya modal adalah 4 Miliar dimana untuk wilayah yang masuk zona 1,2,3 dan 4 dapat anda baca di lampiran 1 surat edaran OJK No 16/SEOJK.03/2015 tentang bank perkreditan rakyat. Selain besarnya modal tersebut maka perlu juga disiapkan syarat-sayart pendirian lainya sebagaimana tercantum dalam POJK 20 dan SE tersebut. Proses pendirian ini memakan waktu paling cepat adalah 1 tahun namun rata-rata selama 2 tahun
  3. Apabila anda ingin cepat memiliki Bank maka ada cara lainnya yaitu melalui akuisisi dimana anda tidak usah repot-repot mengurus pendirian dan menyiapkan modal tetapi anda cukup menyediakan dana dan persiapan fit n proper test di OJK apabila ada melakukan akuisisi saham yang prosentase kepemilikian nantinya lebih dari 25%. Sebelum melakukan akuisisi anda harus tahu betul keadaan/kondisi bank yang akan anda beli. Untuk mengetahuinya maka anda bisa lakukan proses due diligent untuk mengetahui besarnya nilai bank itu.Apabila proses tersebut selesai maka lakukan negosiasi harga dengan penjual saham apabila sepakat maka tinggal datang ke notaris untuk melakukan perikatan jual beli saham serta memenuhi kelengkapan syarat akuisisi sebagaimana dipersyarakan OJK. Apabila syarat sudah lengkap maka anda tinggal menunggu nama anda dicatat sebagai pemilik bank oleh OJK.
  4. Arahkan dan awasi proses operasional bank milik anda mulai dari penghimpunan dana sampai dengan pelemparan dana serta kegiatan operasional penunjang lainnya. Anda bisa tunjuk direksi dan komisaris yang mengerti betul mengenai operasional bank. Namum saya sarankan anda sebagai pemiliki juga harus mengerti bagaimana mengelola bank itu

Sampai disini sangat mudah bukan memiliki bank itu. Tergantung kepada kita apakah kita sudah menyiapkan usaha untuk masa pensiun kita atau cukup menikmati hidup sebagai karyawan…?

Penulis : Eko Prasetiyo, S.E., M.M., Akt. (Komisaris BPR Restu Group)

Profile Status
ACTIVE