Dahsyatnya: Coumpounded Interest (Bunga ber Bunga)

296

Ilustrasi Bunga Berbunga                                                              (Sumber: //www.anneahira.com)

Pemerintah sudah mengeluarkan PP tentang rumus perhitungan UMR, ada yang senang dengan rumusan itu yang menyatakan bahwa itu memberi kepastian, namun disisi lain ada yang berkebetatan karena kenaikannya tidak seperti yang mereka harapkan. Apapun kebijakan pemerintah tentu muaranya adalah bagaimana menjamin semua komponen bangsa ini, baik pengusaha, buruh, dan seluruh pemangku kepentingan di negeri ini semakin sejahtera sesuai amanat udang-undang dasar kita.

Bagaimana mencapai kemakmuran? Ada banyak cara yang bisa digunakan, dan salah satu yang mesti kita ketahui dan pahami adalah apa yang disampaikan oleh Albert Eintein tentang salah satu keajaiban dunia (bahkan disebut keajaiban dunia ke delapan) yaitu : Compund Interest (Bunga Berbunga).

Albert Einstein menyatakan “compound interest “the greatest mathematical discovery of all time” (bunga berbunga merupakan penemuan terbesar di bidang matematika sampai saat ini) dan  “Compound interest is the eighth wonder of the world. He who understands it, earns it … he who doesn’t … pays it.” (Bunga berbunga adalah keaijaiban dunia ke-8, Siapa yang memahaminya akan memperolehnya (mendapatkan kemakmuran)…yang tidak “paham” (baca= memanfaatkannya) akan membayarnya (baca=miskin) …”.

Persamaan sederhananya sbb :

n dalam bulan; FV = future value = nilai mendatang; PV = Present Value = Nilai saat ini; i = interest = bunga per tahun.

Semakin besar bunga Nilai yang akan datang merupakan nilai saat ini yang berkembang dengan bunga i per tahun yang lebih besar akan lebih cepat berkembang. 

Mari kita bandingkan 2 orang SULUNG dan BUNGSU, masing-masing menabung sebesar Rp.100.000, setiap bulan selama 10 tahun. Si SULUNG menabung di Bank Umum dengan bunga 7,5% per tahun (tingkat bunga maksimum yang dijamin oleh LPS- Lembaga Penjamin Simpanan) saat ini. Sedangkan si BUNGSU menabung dengan jumlah yang sama di sebuar BPR dengan bunga sebesar 10,0% per tahun (tingkat bunga maksimum yang dijamin LPS saat ini.

Mari kita bandinkan sepuluh tahun mendatang, berapa jumlah Tabungan si SULUNG dan berapa Tabungan si BUNGSU?

2015-11-06 BUNGA BERBUNGA

Ternyata dari perhitungan di atas ada pengembangan yang sangat signifikan dari tabungan si SULUNG, yang kalau dihitung jumlah tabungan sebulan Rp 100 ribu selama sepuluh tahun terkumpul Rp 12 juta, namun si SULUNG bisa memiliki saldo tabungan sebsar Rp 17,793,034. Namun demikian, pilihan si BUNGSU lebih cerdas karena dana yang dikembangkan bisa lebih besar lagi, pada sepuluh tahun mendatang si BUNGSU akan punya Tabungan sebesar Rp 20.484.498,-  Angka ilustrasi ini tentu akan diperhitungkan dengan PPh atas bunga yang diterima dan juga tingkat bunga dari Lembaga Keuangan yang berlaku.

Untuk itu bijaklah memiliki lembaga keuangan sebagai wadah investasi Tabungan kita, dan yang penting juga diperhatikan pilihlah lembaga keuangan yang simpanannya dijamin oleh pemerintah lewat LPS (Lembaga Penjaminan Simpanan) di mana Bank Umum maupun BPR termasuk yang dijamin oleh LPS tersebut.

  • Drs. Didik Yochanan, M.M.                                                                                      Komisaris BPR Restu Group
Profile Status
ACTIVE