Eksotik dan Sakralnya Candi Cetho

912

Candi Cetho, Karanganyar, Jawa Tengah (Foto:Supriyadi)

Candi Cetho – Apakah anda sudah pernah berkunjung ke Candi Cetho, kawan? Candi Cetho terletak di bawah kaki gunung lawu, di Dusun Cetho, Desa Gumeng, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karangayar, sebelah timur Kota Solo, Jawa Tengah. Kompleks candi yang berdiri kokoh di atas dataran tinggi, tepatnya ketinggian 1496 meter di atas permukaan laut. Inilah bukti sejarah bahwa agama Hindu pernah berkembang di Karanganyar. Candi ini masih digunakan sebagai tempat doa oleh umat Hindu juga Kejawen.

IMG_1165

Candi Hindu ini terkesan misterius dan sangat kental aura spiritualnya. Selain dikarenakan bau dupa yang cukup menyengat dan aneka sesajen yang ada di candi ini, sering juga kabut tebal tiba-tiba turun menyelimuti candi dan kemudian hilang kembali, tetapi hari ini tidak ada kabut sama sekali, jadi nampak terlihat jelas semuanya.

Perjalanan ke Candi Cetho adalah hal yang sangat menyenangkan bahkan menjadi sebuah tantangan keberanian dan uji nyali tersendiri. Karena hanya bisa dicapai melalui jalan aspal sempit yang menanjak curam dan berkelok-kelok melewati Kebun Teh Kemuning.

IMG_1273Rasa was-was dan takut akan terbayar lunas begitu sampai di kompleks candi. Sejuknya udara pegunungan dan indahnya pemandangan alam akan menjadi teman setia menjelajahi Candi Cetho.IMG_1162

Nuansa Bali menyambut kami di sana. Rasanya kami benar-benar berada di Bali ketika menjajakan kaki di depan komplek candi. Situs petilasan Majapahit ini hingga kini masih digunakan oleh umat Hindu yang berasal dari berbagai daerah untuk prosesi peribatan.

IMG_1156Saat tiba di kompleks Candi Cetho, pengunjung akan disambut dengan  gapura yang menjulang tinggi dengan anggun, identik dengan Pulau Bali. Dua buah patung penjaga yang berbentuk mirip dengan patung pra sejarah berdiri membisu di bawahnya.  Teras pertama yaitu halaman candi yang berada di posisi paling luar. Setelah naik beberapa anak tangga, kita akan bertemu dengan gapura berupa sepasang arca penjaga. Sepasang arca penjaga tersebut dinamakan arca Nyai Gemang Arum.

Ditulis oleh : Supriyadi
(Jurnalis PT BPR Tawangmangu Jaya)

0 comments
Profile Status
ACTIVE