OCB – Organizational Citizenship Behavior

875
  “Apa saya perlu melakukan tugas yang bukan merupakan pekerjaan saya ?” tanya sahabat saya.
“Kalau pekerjaan kamu sudah beres, itu perlu kamu lakukan,” jawab saya.
“Memangnya perusahaan akan memperhatikan itu ?” tanya sahabat saya lagi.
“Normalnya, ya. Dan itu juga baik untuk kamu, membuat kamu jadi karyawan OCB,” kata saya.
“Apa itu OCB ?” tanya sahabat saya.
* * * * *
OCB adalah singkatan dari Organizational Citizenship Behavior. Artinya adalah perilaku sebagai warga perusahaan yang baik. Maksudnya, melakukan lebih dari apa yang seharusnya dikerjakan dalam “job description”. Jadi, karyawan yang OCB adalah karyawan yang bagus, dan perusahaan yang baik akan memberikan nilai lebih.
Karyawan yang OCB memang tidak otomatis mendapatkan promosi jabatan. Untuk mendapatkan promosi jabatan, karyawan harus memenuhi syarat yang sudah ditentukan oleh masing-masing perusahaan. Akan tetapi, OCB memang merupakan nilai lebih, apabila semua syarat untuk promosi jabatan sudah terpenuhi.
* * * * *
“Jadi saya tetap harus jadi karyawan yang OCB, ya ? Meski tidak ada uang insentifnya ?” tanya sahabat saya.
“Nah, ini yang harus kamu ketahui. Yang namanya OCB itu memang tidak tercantum dalam job description atau performance appraisal (penilaian kinerja) dan tidak ada insentif atau tunjangannya. Kalau sudah masuk dalam job description atau performance appraisal atau sudah diberi insentif apalagi tunjangan, maka sudah tidak jadi perilaku OCB lagi,” jawab saya.
* * * * *
Kesimpulan yang dapat diambil dari tulisan kali ini adalah bahwa menjadi karyawan OCB adalah baik untuk perusahaan dan baik untuk diri karyawan itu sendiri. Dikatakan baik untuk perusahaan karena perusahaan akan berkembang kalau ada banyak karyawan yang OCB. Dikatakan baik untuk karyawan itu sendiri karena dia akan semakin berkembang menjadi karyawan yang baik karena terbiasa melakukan pekerjaan melebihi tuntutan perusahaan (terbiasa melatih diri menjadi karyawan yang tidak biasa-biasa saja).
—–oOo—–
Penulis adalah praktisi psikologi industri, anggota Himpunan Psikologi Indonesia, dan anggota Asosiasi Psikologi Industri dan Organisasi.
Profile Status
ACTIVE