Restu Klaten – Lirik Lurik “Mengenal Sosok”

296
(Dokumen Pribadi PrasojonByRani)

Klaten, RestuMagz – Siapa yang tidak terpesona melihat wanita berparas cantik dan bersuara lembut, tambah lagi selalu ramah kepada setiap orang. Maharani, nama yang cantik. Kalau Sahabat Restu pernah berjumpa dengannya maka bukan hanya nama saja yang cantik, tetapi juga sosoknya yang menawan. Tidak cukup itu, inovasi serta kepeduliannya terhadap batik lurik pun menambah kecantikan Maharani sebagai wanita Jawa dengan setuja karya.

Kamis (29/10/2015), kami mendatangi pabrik sekaligus factory outlet di daerah Pencil, Pedan, Klaten. Sekalian melihat-lihat koleksi batik lurik yang sangat beragam. Setelah mengamati koleksi dan pelayanan jual beli, kami pun banyak berbincang tentang sejarah dan perkembangan batik lurik hingga menjadi trend center. Ternyata tidak perlu mahal-mahal menyewa model dan photografer untuk menampilkan model terbaru, cukup oleh owner sendiri yang divariasikan dibantu oleh karyawan, pemotretan dilakukan hanya di halaman sendiri. Tidak ketinggalan kami kepo juga dong tentang kehidupan pribadi wanita cantik yang bernama lengkap Maharani Setyawan ini.

“Mbak Rani ini kan menantu ya,  aslinya mana mbak?” pertanyaan saya santai sambil bercanda dan banyak rasa penasaran sama ibu beranak satu ini.

“Saya aslinya Wonogiri mbak…” jawabnya sambil tersenyum.

Seketika saya semakin ceria karena apa, karena saya juga asli Wonogiri, merasa mendapat teman di kota perantauan. Ternyata Mbak Rani lulusan dari SMA N 1 Wonogiri tahun 2000, dan saya lulusan tahun 2010 di sekolah yang sama. Selain itu SMP kami pun juga sama, SMP N 1 Wonogiri. Hal yang lebih menarik lagi, Mbak Rani juga sempat menyinggung salah satu paguyuban seni Kabupaten Wonogiri yang mana saya penulis juga bagian dari paguyuban seni itu hanya saja saya dan Mbak Rani berbeda generasi jadi belum sempat kenal. Saya justru kenal dengan adik beliau. Dulu waktu saya kuliah, usaha keluarga pribadi Mbak Rani di Wonogiri menjadi project survey akuntani UMKM tugas kuliah saya. Dan sekarang usaha itu dikembangkan di kisaran Pasar Pedan masih satu lingkup dengan pabrik batik lurik tersebut. Benar-benar menyambung silahturahmi yang terasa nyata. Berangkat dari Wonogiri untuk membangun perekonomian bersama.

Nyambung tresno, berawal dari perbincangan sederhana yang menambah saudara. Sambung-menyambung kata tentang batik lurik yang kita kenakan bersama. “Jangan hanya mencintai produk dalam negeri, tetapi juga memakai produk dalam negeri”, salam hangat dari Maharani, salam batik lurik dari Pedan, Klaten tercinta untuk dunia.

Penulis : Agustin R (Sekretaris Direksi & HR Contact)
Editor   : Arhika Chrisma Rani

Profile Status
ACTIVE