Si Kecut yang Baik untuk Pencernaan

142

Semarang, RestuMagz – Hari senin kemarin di kantor saya ada morning training dengan judul “Khasiat Yoghurt dan Yakult untuk Kesehatan”.  Dalam morning training itu peserta di jelaskan secara singkat terkait keistimewaan Si Kecut ini dan ada pembagian yoghurt secara gratis.

Yoghurt berbeda dengan yakult, perbedaan yang mendasar adalah dari bakteri pembentuknya. Bakteri yang dijadikan bahan untuk pembuatan yoghurt adalah Lactobacillus delbrueckii subsp. bulgaricus dan Streptococcus salivarius subsp, sedangkan bakteri yang digunakan untuk pembuatan yakult adalah Lactobacillus Casei.

Namun untuk khasiatnya, pada dasarnya sama yaitu untuk menjaga kesehatan usus sehingga berdampak baik untuk proses pencernaan kita.

Secara pribadi saya lebih suka yoghurt, karena dapat dicampurkan pada makanan lainnya, seperti salad, kue, minuman, jus, atau langsung dikonsumsi.  Sementara yakult hanya bisa dicampur dalam minuman saja.

Sebagai bangsa indonesia, kita perlu bangga.  Ternyata nenek moyang kita sudah mengenal olahan fermentasi susu sejak lama, dan itu dibuktikan dengan adanya  makanan tradisional khas Minangkabau yaitu Dadih.  Dadih adalah makanan tradisional Minangkabau berbahan dasar fermentasi susu kerbau. Rasanya hmpir sama dengan yoghurt, namun proses pembuatannya lebih sederhana.

Bagi anda yang memiliki laktosa intoleran, maka mengkonsumsi Yoghurt, Yakult atau Dadih adalah solusi yang baik untuk tetap dapat memperoleh kebaikan dari susu.

Minggu depan saya akan bahas lebih mendalam satu persatu dari si kecut yang bermanfaat ini.

Tetap sehat, produktif, dan bahagia.

Penulis   : Franes Pradusuara, S.Pt., M.Si

Profile Status
ACTIVE